Looper (2012) Review



And here I am, again, for reviewing a movie starring Joseph Gordon-Levitt, again. Congratulations, JGL. You make your fans' money in wallet go straight to non exist.











Setting film mengambil tempat di US, tahun 2044, di mana pada tahun 2074 manusia bisa time-travelling -walaupun kemudian outlawed- dan 10% dari populasi bisa bertelekinetik. Meskipun outlawed, para kriminil bisa mencari celah biar tetap bisa melakukan tindak kriminal; mengirim orang-orang yang mau mereka bunuh ke tahun 2044. Target-target ini nantinya akan dibunuh "Loopers". Jadi orang-orang ini otomatis tidak akan eksis dari tahun 2044. Kalau misalnya Looper ini gagal melakukan kontraknya, dia bakal dibunuh sama bos pemilik kontrak. Si Loopers ini juga sedih, karena kalau si bos mau mengakhiri kontrak mereka, si bos akan mengirim old-self si Loopers untuk dibunuh oleh Loopers itu sendiri :(


Joe (JGL) adalah salah Looper. The youngest and one of the best. Joe ini sudah mengumpulkan banyak silver bars (alat pembayaran para Loopers). Gaul lah pokoknya. Masalah dimulai saat ada teman Joe yang sesama Looper kontraknya habis tapi dia ragu-ragu buat membunuh (ya iyalah, siapa yang gak ragu-ragu waktu disuruh bunuh diri sendiri?) dan akhirnya dia jadi buronan dan bersembunyi di apartemen Joe.


Joe jadi rada kepikiran gitu, sampai akhirnya tiba saatnya buat si bos mengakhiri kontrak Joe. Yap, target Joe selanjutnya adalah old-self Joe sendiri. Kalau biasanya target Loopers diikat tangannya + ditutup mukanya, target Joe (which was his old-self) ini tangannya gak diikat dan gak ditutup mukanya. Waktu si Joe mau bunuh old Joe (Bruce Willis), old Joe ini intinya berhasil menghindar sehingga dia bisa melarikan diri.


Gagal bunuh targetnya, otomatis si Joe jadi target geng si bos. Nah, bagaimanakah kisah si Joe ini? Apakah dia akan menyelesaikan kontraknya dengan membunuh old Joe, atau kabur sama old Joe, atau ada hal lain? Silahkan ditonton di bioskop terjauh, karena terdekat is too mainstream :p



Bahasan mengenai time-travelling memang sudah umum. Banyak kisah tentang time-travelling, dari film (The Time Traveler's Wife) sampai serial (Doctor Who). Kalau pernah liat dua itu, pasti bisa paham jalan cerita Looper ini. Lagipula Looper gak susah dicerna, kok. Cuma terlihat lebih expert dan bisa menebak jalan cerita aja kalau pernah lihat dua film tadi.

Sinematografinya juga keren -if not making you dizzy- karena kameranya kadang diputar untuk menunjukkan keadaan Joe. Flashbacks dan cara target-target Loopers muncul juga bagus.


Overall, ceritanya termasuk fresh. I mean, it's JGL, yang gak mau dapat peran yang biasa aja. Fresh, karena time-travelling dihubungkan dengan kriminalitas; cara baru membunuh yang tidak menyisakan bukti.

Walaupun keren, tapi gak tau kenapa bisa ketebak. I mean, I'm not that smart, but I guess I know how a story like this would end. Yang pernah lihat film tentang time-travelling kemungkinan besar bisa menebak endingnya. I won't say it's bad, it's just not as cool as the whole story. Ups, spoiler ahaha.


Anyway, happy watching!


Unknown

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Facebook

Search This Blog

Like Us

top navigation

Translate

Subscribe

Pinterest Gallery

featured Slider

Instagram