Warm Bodies: Zombie Imut Review



Halo! Kembali lagi di AMDb, Amelia Movie Database :D *sedia plastik untuk muntah*  *berlindung dari lemparan tomat*



Mungkin saya sudah pernah berkata di salah satu postingan bahwa saya membenci Twilight dan kakak-kakaknya, as in books and movies. Kenapa? Karena ceritanya bagi saya tidak make sense dan tidak ditujukan untuk menjadi humor. Bukunya sendiri, kalau ada yang membaca versi aslinya, penuh dengan kesalahan grammar. Lebih bagus buku terjemahannya, malah. Filmnya? Itu tidak perlu diragukan lagi tingkat keanehannya.

Pasti pada bertanya-tanya, kenapa melihat Warm Bodies kalau benci cerita Twilight?

Karena Warm Bodies memang ditujukan untuk menjadi cerita lucu, bukan menjadi cerita cinta serius yang kemudian akan dicontoh ribuan remaja. Itu alasan pertama. Alasan kedua? Nicholas Hoult! *.*

justjared
dat eyes!


Sejak kuliah hanya tersisa 4 matkul, saya dan teman-teman berubah dari yang dulunya setengah pengangguran menjadi tiga-perempat pengangguran. Kalau yang lain mencari pacar, (jangan salah, saya juga!) saya lebih ke menghabiskan waktu di depan laptop; menjadi komentator via twitter, menjadi tukang bajak, dan melihat trailer film. Saat trailer Warm Bodies muncul, saya tertarik karena ada si Mr. Hoult ini. Dan ternyata saya suka dengan one-liner yang lucu yang ditawarkan oleh film ini. Jadilah saya ingin menontonnya.






agree! :D







Posternya saja lucu-lucu :D


Warm Bodies bercerita tentang zombie bernama "R" (Nicholas Hoult) yang tinggal di salah satu pesawat bandara sejak zombie apocalypse. Ia tidak ingat siapa namanya, ia hanya ingat huruf depannya saja. Ia bersahabat dekat dengan "M", sesama zombie. Suatu hari, R sedang lapar dan mengajak M untuk mencari makan di "city". Berangkatlah mereka berdua dan segerombolan zombie lain ke kota untuk mencari makan. 

Di sisi lain, Julie (Teresa Palmer) dan pacarnya, Perry "Per" dan kawanannya sedang diberi tugas untuk mengambil obat-obatan di suatu rumah sakit. Saat sedang mengambil obat-obatan tadi, kawanan R dan M datang. Terjadilah perang antar mereka. Per, pacar Julie yang juga pemimpin, sedang berdiri di atas meja dan menembaki para zombie. Singkat cerita, R yang saat itu sedang berada di dekat Per melihat Julie dan bengong sebentar sebelum akhirnya menggigit Per. Saat memakan otak Per, R mendapat vision, mendapat memori Per. Dalam memori tersebut ada Julie. Setelah selesai dengan Per, R melihat M mendekati Julie. R kemudian menghalangi M dan berkata bahwa Julie adalah miliknya. Julie ketakutan didekati R, namun R ternyata megolesi waja Julie dengan darah dari lukanya agar bau Julie tidak tercium. R akhirnya membawa Julie ke bandara tempatnya tinggal.

Di dalam pesawat tempat R tinggal, R sekuat tenaga berusaha mengeluarkan kata-kata yang baik agar Julie tidak takut. Ia berkata bahwa ia akan menjaga Julie dan tidak akan memakannya. Tahu bahwa Julie masih ketakutan, R keluar pesawat sejenak. Di sebuah mobil, R memakan otak Per yang ia bawa dan ia mendapatkan kilasan memori dari Per.

Hal ini berlangsung berhari-hari. R terus meyakinkan bahwa ia tidak akan memakan Julie dan akan menjaganya dari yang lain. Ia juga berjanji bahwa Julie akan dikembalikan beberapa hari setelah zombie-zombie itu lupa akan kehadiran Julie. Akhirnya Julie tidak takut lagi dengan R, dan menghabiskan waktu bermain dengannya.

Namun Julie tetap ingin kembali, dan dia menagih janji R untuk mengembalikannya. Akhirnya dengan berat hati R mengantar Julie kembali. Zombie-zombie akhirnya mengetahui keberadaan Julie, begitu pula dengan Boneys (seperti zombie, namun hanya tinggal tulang belulang). Saat terjebak diantara kawanan Boneys, M datang dan melindas para Boneys. M berkata bahwa ia membantu mereka karena ia menyukai Julie :D

Setelah itu R dan Julie melanjutkan perjalanan berdua saja memakai mobil yang ada di parkiran bandara. Mereka akhirnya pergi dari bandara. Saat melewati rumah masa kecil Julie, Julie berhenti. Singkat cerita, di sinilah R mengaku bahwa ia yang memakan Per, pacar Julie. Julie berkata bahwa ia sudah tahu, namun berharap bahwa bukan R pelakunya. Setelah dengan anehnya bisa tidur dan bermimpi, R bangun dan mendapati bahwa Julie sudah pergi. Sedih, R kemudian berjalan kembali menuju bandara.

Di tengah jalan, R bertemu M. M berkata bahwa apa yang R lakukan dengan Julie selama di bandara telah mengubah para zombie. Zombie-zombie ini hatinya tidak sedingin dulu lagi. It's getting warmer, dan Boneys tidak menyukainya. Kumpulan Boneys pun mencari R dan Julie. R kemudian khawatir. Ia memutuskan untuk menyusul Julie dengan bermodal kilatan memori dari Per. Dengan didukung M dan kawanan lain, ia berangkat menuju kawasan terisolasi orang-orang yang belum terinfeksi zombie.

Julie sudah ada di rumahnya sekarang dan ia menceritakan semua yang dia alami kepada sahabatnya, Nora. Ia berkata bahwa ia rindu dengan R. Tanpa ia sadari, R sudah ada di depan rumahnya. Julie baru tahu saat ia ada di balkon dan R memanggilnya. Julie pun terkejut, dan kemudian Nora mengetahuinya. R akhirnya dibawa masuk ke dalam kamar Julie. Di sana, R menceritakan semuanya, bahwa para zombie itu kini berubah menjadi makin baik dan para Boneys sedang mengejarnya. Mereka harus memberi tahu Mr. Grigio, ayah Julie, yang merupakan jenderal, tentang hal ini. Namun ayah Julie akan langsung membunuh R jika ia berkata jujur. Julie dan Nora akhirnya punya ide; mereka akan mendandani R.

Berhasilkah R meyakinkan ayah Julie? Berhasilkah mereka menghentikan Boneys? Apakah nasib para zombie ini? Saksikan di bioskop terdekat! :D



Film ini surprisingly lucu. One-liner yang ada, soundtracknya, maupun narasi R sangat menghibur sepanjang film. Ceritanya juga tidak berat, cocok buat yang mencari tontonan menghibur tanpa perlu berpikir keras. Aktingnya pun gaul, Hoult yang jadi zombie awkward yang galau, Palmer yang galau karena suka sama zombie, Per yang sifatnya jadi keras sejak ayahnya jadi zombie, Nora yang sebenarnya takut zombie, dan M yang simply lawak, semuanya gaul. Alur cerita juga tidak dipanjang-panjangkan, jadi tidak membuat kita bosan. Kalaupun ada satu hal yang paling baik maka saya akan memilih soundtrack. Sepanjang film kita akan disuguhi tentang hidup (atau mati? XD ) dari sudut pandang R, zombie yang hobi koleksi barang, termasuk vinyl records. Nah, R suka sekali mendengar vinyl records ini, dan lagu-lagunya ini membuktikan bahwa selera musik R tinggi. Banyak lagu jadul yang diputar di sini, membuat scenes yang ada terasa lebih hidup.





Nah, segitu saja yang bisa saya ketik saat ini. Terima kasih sudah membaca. Salam zombie apocalypse! :D



Unknown

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Facebook

Search This Blog

Like Us

top navigation

Translate

Subscribe

Pinterest Gallery

featured Slider

Instagram