When You Don't Know it's a Nightmare or a Comedy



Dreams are sometimes can be so absurd. Like, really absurd.


Ketiduran dari jam 3 sore sampe jam 9 malem itu bangun-bangun langsung jadi kalong. Really. Aku baru bisa tidur lagi jam 12 (setelah semua pilem hasil download selesai diliat), itupun dipaksa merem.



Dan pesan moral yang bisa diambil adalah: jangan kebanyakan tidur.





Bangun-bangun langsung bingung mau ketawa apa takut apa biasa aja.

You know when people say it's hard to remember your last night dream. Yes I already forgot the dream -or nightmare or what else-, but I still have some scenes about it.

Oh ya, jangan berharap "some scenes" tadi berarti ini ada timeline-nya. Yang namanya bunga tidur itu ya random, kalo gak random itu namanya keinginan yang dipendam dan akhirnya kebawa sampe ke subconscious #Inception


Jadi seperti mimpi pada umumnya, gak ada awal yang bisa ngejelasin kenapa tiba-tiba ada sekitar 6 orang yang aku kenal di sebuah kamar. Ngomong biasa aja. Sampe aku sadar kalo yang mereka bicarain adalah cara kematian mereka. Yes, they died and now gentayangan.


Shit just got real.


I always have the kind of dream where I know in reality that I'm alive and so are people I know. Jadi di dalem mimpi itu aku bingung sendiri. Like, totally confuse. Aneh emang, udah dalam mimpi masih mikir aja, ini otak kapan istirahatnya coba -____-



So I put that thing aside. Kami berenam bukan satu-satunya yang disana. Ada random faces (weird, isn't it? People say you only dream about people that you already met) juga.

Kami berenam cerita-cerita, ketawa gitu. Padahal kami tau kami udah mati dan sekarang gentayangan, tapi kayaknya kami biasa aja gitu. Tetep ketawa-ketawa gak jelas, cerita segala macem seolah-olah kita engga kenapa-napa, masih hidup dan nikmatin semua.

Aku gak tau juga aku disana statusnya masih hidup atau udah ikutan mati dan gentayangan kayak mereka. Tapi yang jelas, setelah mereka cerita tentang si-ini-mati-karena-itu, aku kebangun.

Aku tau kalo mimpiku absurd, tapi aku tetep balik tidur.

Gak taunya mimpinya lanjut *dafuq?*


Dan mimpinya berlanjut ke aku yang dibonceng -I don't know, was it bapak-bapak or om-om or mas-mas?- ke suatu tempat buat nunjukin sesuatu yang berhubungan sama temen-temenku yang tadi gentayangan itu.

Begitu sampe ke tempat yang dituju, orang itu nunjukin sesuatu (aku lupa apa). Dan begitu aku sadar (like, fully realize) kalo ini makin absurd, aku kebangun. Like, really woke up.



Bangun-bangun, dengan kesadaran penuh, aku mikir: SHIT JUST GOT REAL! DAFUQ WAS THAT?



Oh, God. looks like I need to not getting sleep too much





moral message: jangan kebanyakan tidur dan jangan tidur antara jam 4-6 sore. Kata orang tua itu gak bagus.



Unknown

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Facebook

Search This Blog

Like Us

top navigation

Translate

Subscribe

Pinterest Gallery

featured Slider

Instagram